Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 September 2011

Cycads - Sikas








Cycads - Pakis Haji (Aji) lebih populer dengan nama Sikas adalah tanaman jurasik yang berumur kurang lebih 240 juta tahun dan diperkirakan merupakan makanan dinosaurus yang herbifora. Sikas bahkan dipercaya sudah tumbuh sebelum tanaman bunga dan fern. 


Sikas merupakan tanaman berumah 2, ada jantan dan betina, yang bisa dibedakan pada waktu keluar ‘bunga’ (cone). Yang jantan biasanya kurus dan panjang sedang yang betina pendek dan bulat seperti bola rugby. Di alam penyerbukan dibantu oleh serangga, tetapi dengan banyaknya habitat yang rusak dan perbedaan waktu keluarnya bunga jantan dan betina penyerbukan semakin sulit terjadi. Bantuan manusia sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian populasi di alam.

Masyarakat awam di Indonesia mengenal pakis haji dari beberapa species yang biasa di tanam menyerupai palem namun jauh sekali dari kekerabatannya. kemiripan ini berasal dari susunan anak daunnya yang tersusun berpasangan.

Panduan pemeliharaan: 
 
Tanaman sikas pada umumnya tidak suka terlalu banyak air, hal mi dikarenakan kebanyakan berasal dan daerah yang curah hujan rendah kecuali yang berasal dan hutan hujan Amerika tengah. Semua sikas menyukai media yang sangat poros. dan menyukai pot yang agak dalam agar akar utama (taproot) bisa bertumbuh maksimal terutama untuk tanaman yang baru tumbuh. Akar ni akan membesar seperti ubi untuk dipakai sebagai cadangan makanan. Sebagai panduan campuran media yang dipakai apabila disiram air sebaiknya langsung mengalir dan tidak tertahan. Seringkali sikas dianggap bisa tumbuh baik di tanah yang miskin hara, meski ada benarnya tetapi sebenarnya sikas akan tumbuh jauh lebih maksimal dengan pemberian pupuk yang teratur. Kebanyakan sikas menyukai cahaya dengan intensitas tinggi untuk menjaga daun tetap sehat dan kompak kecuali beberapa zamia yang menyukai matahari tak langsung. 

Berikut adalah Jenis - Jenisnya:

 Cycas aculeata                        
Cycas dolichophylla             
     Cycas pectinata
 Cycas angulata                   
      Cycasa edentata                  
     Cycas petraea
 Cycas annaikalensis            
    Cycas elephantipes           
       Cycas platyphylla
 Cycas  apoa                         
     Cycas elongata                  
      Cycas pranburiensis
 Cycas  arenicola                
       Cycas falcata                        
     Cycas pruinosa
 Cycas armstrongii                 
    Cycas fairylakea                   
     Cycas revoluta
 Cycas arnhemica                  
   Cycas ferruginea                
      Cycas riuminiana
 Cycas  badensis                   
     Cycas ferruginea           
     Cycas riuminiana
 Cycas  badensis                    
   Cycas  fugax                    
   Cycas  rumphii
 Cycas balansae                  
     
Cycas furfuracea   
  Cycas schummanniana
 Cycas  basaltica                   
     Cycas  quizhouensis        
     Cycas  scratchleyana
 Cycas  beddomei                
     Cycas  hainanensis         
   Cycas  seemannii   A Braun
 Cycas  bifida                          
    Cycas  hoabinshensis   
   Cycas  segmentifida
 Cycas bougainvilleana           
   Cycas hongseensis     
  Cycas semota
 Cycas   brachycantha            
    Cycas  inermis         
Cycas  sexeminifera
 Cycas  brunnea                      
  Cycas  javan             
  Cycas  siamensis   
 Cycas cairnsiana            
       Cycas lanepoolei     
       Cycas silvestris
 Cycas calcicola                  
      Cycas lindstromii      
   Cycas simplicipinna
 Cycas campestris               
      Cycas litoralis           
Cycas spherica
 Cycas  candida                
        Cycas maonochiei            
Cycas szechuanensis
 Cycas  canalis                        
   Cycas  macrocarpa          
  Cycas  taitungensis
 Cycas  changjiangensis         
  Cycas  media    
        Cycas  taiwaniana
 Cycas chevalieri                    
  Cycas megacarpa 
        Cycas tangingii
 Cycas  circinalis                    
   Cycas  micholitzii    
        Cycas  tansachana
 Cycas cliviocola                   
   Cycas micronesica        
Cycas thouarsii
 Cycas  collina                       
    Cycas  multipinnata   
           Cycas  tropophylla
 Cycas condaoensis                
  Cycas nathorstii    
Cycas tuckeri
 Cycas  conferta                     
   Cycas  nongoochiae      
    Cycas  wadei
 Cycas couttsiana                   
  Cycas ophiolitica      
  Cycas xipholepis
 Cycas  curranii          
   Cycas  orientis                 
Cycas  yorkiana
 Cycas  debaoensis         
  Cycas  pachypoda    
   Cycas  yunnanensis
 Cycas desolata           
Cycas panzhihuaensis        
Cycas zambalensis
 Cycas  diannanensis    
  Cycas  papuana         
    Cycas  zeylanica 



Jumat, 23 September 2011

Zingiber spectabile - Jahe Hias

Zingiber spectabile


Mempunyai nama popular Golden Shampoo Ginger atau Beehive atau Giant Shampoo Ginger, di Malaysia disebut dengan nama daerah tepus tanah. Tanaman ini tergolong dalam famili Zingiberaceae atau jahe- jahean yang bayak dijumpai di sepanjang kepulauan Peninsula. Spesies yang sangat dikenal dari genus Zingiber ini adalah Z. officinale yaitu jahe. Pada jahe ini yang digunakan terutama adalah rimpangnya namun Zingiber spectabile ini dikenal karena keindahannya sebagai bunga potong. Kata Zingiber berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti tanduk lembu jantan. Anggota dari famili Zingiberaceae biasanya aromatik pada semua atau banyak bagian atau salah satu bagian tanaman. Banyak spesies diketahui kaya akan terpenoid juga minyak esensial, komponen bahan kimia utama yang teridentifikasi dari Zingiber spectabile adalah trans-dbergamotene. Spesies Zingiber dibagi dalam dua tipe yaitu grup yang menghasilkan bunga dengan lidah berwarna ungu atau merah muda berbintik coklat muda atau kuning pucat dan grup yang mempunyai bunga dengan keseluruhan lidah putih atau coklat muda tidak ada bintik- bintiknya. Spesies lain yang dapat dimanfaatkan sebagai bunga potong yaitu Z. zerumbet, Z. ottensii, Z. multibracteatum, Z. kunstleri juga Z.fraseri.

Tanaman berupa batang berdaun, dapat mencapai ketinggian 2-3 m, mempunyai rhizoma. Zingiber spectabile memiliki rangkaian bunga terbesar dengan panjang tangkai berkisar 50 – 75 cm dengan panjang rangkaian bunga mencapai 30 cm. Rangkaian bunga muncul terpisah dari tunas berasal dari rhizoma. Mempunyai braktea yang terletak saling overlap berwarna kuning pada awalnya dan akan menjadi merah bila makin menua dan membentuk kantung berlendir bersamaan dengan terbentuknya bunga . Pada setiap braktea muncul bunga biologi dengan lidah berwarna ungu berbintik kuning pucat. Karakter unik pada bunga ini yaitu stamen yang panjang, melengkung berbentuk tanduk.

Zingiber spectabile tumbuh baik didataran rendah maupun dataran tinggi, memerlukan naungan selama pertumbuhannya. Tanaman diperbanyak dengan pemisahan rumpun, maupun setek batang. Untuk persiapan tanam lahan perlu digemburkan dengan menggunakan bahan organik yaitu sekam atau kompos. Dengan menggunakan bahan awal rumpun berjumlah 3 tanaman maka dalam waktu 9 bulan tanaman sudah membentuk rumpun yang berkisar 27 batang, dengan pertimbangan jumlah rumpun yang banyak tersebut maka untuk jangka panjang, jarak tanam dapat digunakan 1×2 m. 15 bulan setelah tanam maka tanaman mulai berbunga dan musim berbunga akan selalu jatuh pada bulan Oktober. Produksi bunga dapat mencapai 17 tangkai per rumpun dalam 1 musim berbunga.

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiangan gulma, pemupukan, pengairan, pemberian mulsa sekam dan jerami. Tanaman ini memerlukan hara yang tinggi sepanjang hidupnya karena pada musim bunga, bunga akan keluar serentak dan setelah bunga habis maka tunas vegetatif juga akan tumbuh dengan cepat dalam waktu singkat. basal bractea Setelah tunas-tunas vegetatif baru tumbuh maka tunas- tunas vegetatif yang lama menguning dan dapat dipangkas.

Dengan mempertahankan nilai EC media tanam sekitar 1 maka pertumbuhan tanaman cukup baik. Pemberian mulsa sekam dan jerami berfungsi menjaga kelembaban dan penambah bahan organik. Mulsa perlu ditambahkan lagi bila sudah habis, selain itu mulsa berfungsi pula untuk menghindari cipratan tanah karena air hujan pada waktu musim bunga, dengan demikian maka bunga akan tetap bersih sampai waktu panen. Hama yang menyerang tanaman ini adalah ulat yang memakan daun sehingga menyebabkan daun berlubang.
Bunga  Zingiber spectabile ini dapat dipanen dalam beberapa ukuran tergantung keperluan konsumen dari diameter yang masih kecil berbentuk bulat berwarna kuning sampai berbentuk memanjang berwarna kuning kemerahan atau merah keseluruhan. Umur panen dengan warna braktea berwarna kuning yaitu dengan kriteria sudah muncul 3 sampai 5 kuntum bunga berkisar 130 hari, kalau diinginkan berwarna kuning kemerahan berumur 155 hari sedangkan bila diinginkan sudah berwarna merah keseluruhan akan mencapai umur 206 hari. Lama kesegaran bunga ini tanpa pemberian bahan pengawet dapat mencapai 7 hari dan bunga ini responsip terhadap bahan pengawet.

BALAI PENELITIAN TANAMAN HIAS
(INDONESIAN ORNAMENTAL CROPS RESEARCH INSTITUTE)
Jl. Raya Ciherang Segunung Pacet – Cianjur 43253 PO. Box 8 Sindanglay
Telp. (0263) 512607 Fax. (0263) 514138 E-mail : segunung@indoway.ne
Website : http://balithi.litbang.deptan.go.id